Panduan Packing untuk Magang di Luar Negeri
Packing untuk magang beda dengan packing untuk liburan. Kamu butuh pakaian profesional, dokumen lengkap, dan persiapan untuk hidup mandiri berbulan-bulan, bukan seminggu. Ini panduan jujur dari kami.
Bagian 1: Dokumen (Paling Penting)
Simpan semua dokumen ini di tas tangan, bukan koper. Scan semua dan simpan di Google Drive.
- Paspor asli (dan fotokopi, simpan terpisah dari aslinya)
- Visa (stiker di paspor, cek masa berlaku sekali lagi)
- Surat penawaran magang dari perusahaan
- Konfirmasi akomodasi
- Polis asuransi (cetak dan simpan nomor darurat)
- Tiket pesawat (cetak boarding pass atau simpan offline)
- Kartu vaksinasi / Yellow Book (jika diperlukan tujuanmu)
- KTP (walaupun jarang dipakai, bawa saja)
- Kartu BPJS atau asuransi kesehatan Indonesia
- Nomor darurat: KBRI/KJRI setempat, keluarga, perusahaan magang
- Foto paspor ekstra (4-6 lembar), visa sering minta ini
Bagian 2: Pakaian Profesional
Budaya berpakaian kerja berbeda-beda per destinasi. Panduan umum:
Eropa (Startup / Creative)
Casual yang rapi. Smart casual adalah standar di Berlin, Amsterdam, Barcelona. Tidak perlu blazer setiap hari, celana chino + kemeja sudah cukup profesional.
- 3-4 kemeja/blus kasual rapi
- 2 celana panjang atau rok (formal/semi-formal)
- 1 blazer atau cardigan untuk meeting penting
- Sepatu nyaman untuk jalan kaki (sepatu pantopel atau sneakers bersih)
- Jaket, musim gugur/semi di Eropa bisa sangat dingin
Eropa (Finance / Konsultansi)
Lebih formal. London, Zurich, Frankfurt biasanya pakai business formal atau smart casual yang lebih konservatif.
- 2-3 kemeja formal
- 1-2 setelan / celana formal / rok midi
- 1 blazer netral (hitam atau navy)
- Sepatu formal yang nyaman
- Dasi untuk pria jika diperlukan
Dubai / Singapura
Business casual dengan kesadaran iklim panas. Gedung kantor ber-AC kuat, tapi perjalanan ke kantor sangat panas.
- Bahan ringan dan menyerap keringat
- Pakaian modest (bahu dan lutut tertutup di tempat umum Dubai)
- Jaket ringan untuk di dalam kantor ber-AC
Jepang / Korea
Sangat formal dan terstruktur. Perhatikan dress code sejak hari pertama, di Jepang khususnya penampilan sangat diperhatikan.
- Kemeja putih atau warna solid
- Celana hitam/gelap atau rok formal
- Sepatu tertutup dan bersih
- Hindari aksesori mencolok
Tips Umum Pakaian
- Bawa pakaian yang bisa dicuci mudah, kamu tidak akan punya waktu ke laundry setiap minggu
- Pilih warna netral yang mudah dikombinasikan, lebih hemat koper
- Bawa maksimal 2 pasang sepatu: formal dan kasual nyaman
- Jangan bawa terlalu banyak, hampir semua kota punya toko yang terjangkau. H&M, Primark, Zara ada di mana-mana di Eropa.
Bagian 3: Elektronik
- Laptop: Wajib. Charger + kabel cadangan.
- Adaptor listrik: Indonesia pakai Type C/F. Cek tujuanmu:
- Eropa Kontinental: Type F, sama dengan Indonesia, tidak perlu adaptor
- Inggris: Type G, perlu adaptor universal
- Jepang/USA: Type A, perlu adaptor
- Australia: Type I, perlu adaptor
- Power bank: Minimal 10.000 mAh, penyelamat saat di perjalanan
- USB hub / multi-port charger: Kamar kos Eropa sering punya sedikit stop kontak
- Earphone/headphone: Untuk commute dan fokus kerja
- Kamera kecil atau cukup pakai HP: Tidak perlu kamera mahal kecuali memang passion
Bagian 4: Perlengkapan Pribadi
Kesehatan dan Higiene
- Obat-obatan pribadi (obat maag, parasetamol, antidiare, bawa dari Indonesia)
- Sunscreen SPF tinggi (untuk musim panas Eropa yang tidak terduga)
- Produk perawatan kulit yang biasa kamu pakai
- Toiletries dalam botol travel ukuran kecil untuk perjalanan
- Obat flu dan vitamin C, sistem imun sering turun saat pertama tiba
Khusus Muslim
- Sajadah travel (ringan, mudah dilipat)
- Al-Quran atau Al-Quran digital
- Mukena/baju sholat (untuk muslimah)
- Kompas kiblat atau unduh Muslim Pro
- Sarung atau celana panjang untuk sholat (untuk pria)
- Hijab ekstra jika kamu berjilbab
Bagian 5: Barang yang TIDAK Perlu Dibawa
- Terlalu banyak makanan instan dari Indonesia: Bawa beberapa bungkus untuk kerinduan, tapi jangan berlebihan. Toko Asia ada di semua kota besar dunia.
- Banyak buku fisik: Berat dan tidak sepadan. E-book atau pinjam dari perpustakaan setempat.
- Peralatan masak: Kos sudah menyediakan dapur bersama dengan peralatan lengkap.
- Terlalu banyak obat herbal: Beberapa obat herbal Indonesia (jamu dalam bentuk cair) bisa dipermasalahkan di bea cukai. Pilih yang dalam bentuk kapsul/tablet.
- Baju casual berlimpah: Kamu lebih sering pakai baju kerja. 5-6 baju santai sudah cukup.
Batas Berat Bagasi
| Maskapai | Bagasi Kabin | Bagasi Check-in | Catatan |
|---|---|---|---|
| Garuda Indonesia | 7 kg | 30 kg (bisnis) / 20 kg (ekonomi) | Cek tarif bagasi tambahan |
| Singapore Airlines | 7 kg | 30 kg | Termasuk baik |
| Emirates | 7 kg | 30 kg | Via Dubai |
| Qatar Airways | 7 kg | 30 kg | Via Doha |
| Air Asia / Lion | 7 kg | Berbayar (beli di awal lebih murah) | Budget carrier, tambah bagasi saat beli tiket |
Rekomendasi: jangan isi koper sampai penuh saat berangkat, kamu pasti pulang dengan lebih banyak barang.
Butuh Panduan Lebih Lengkap?
Daftar gratis dan dapatkan panduan personal berdasarkan destinasi dan durasi magangmu.
Daftar Gratis